selamat datang

Minggu, 20 Desember 2009

Layar Multifungsi

hey everyone....
sudah sekian tahun gue kagak posting atau buka ini blog, mungkin kalo ini blog = makanan udah jamuran(kayak judul lagu daerah), posting yang pertama kagak jelas banget(apa bedanya ama yang sekarang? paling kagak jelas juga) dan sekarang gua pengen cerita tentang perjalanan panjang menuju rumah sang kakak- maap agak lebay(padahal perjalanan cibubur-matraman naik busway)..

cerita ini dimulai pada jaman es yang udah mencair gara-gara global warming yang disebabkan oleh menipisnya lapisan ozon karena efek rumah kaca atau jaman dimana alay dan umay telah merajalela kaum pribumi dan jejaring sosial facebook(maaf bukan mau promosi, hanya saja itulah kenyataan yang terjadi), oke back again to the topic, jadi ceritanya terjadi pada saat gue naik angkot dari salah satu mall(baca:mol) di bilangan(real, rasional, irrasional) cibubur menuju salah satu terminal yang ada di bilangan kampung rambutan(pasti tau lah orang udah ge sebutin), pada waktu itu, gue bertemu dengan seorang bapak dan anaknya. pada waktu si angkot telah memasuki tol, si bapak mengeluarkan blekberinya(sebut saja seperti itu karena itu adalah barang tiruan a.k.a serupa tapi tak sama) dia menelpon seorang temannya dan pada saat itulah terjadi sesuatu yang aneh..

ilustrasi (gaktau pasti ngomongnya kayak gimana tapi yang jelas intinya gini):
Si bapak yang punya blekberi(SBYPBB): halo, ini saya sedang ada di jalan
temen bapak yang punya blekberi(TBYPBB): oh, iya. tepatnya di mana ya pak?
SBYPBB: sudah masuk TOL!
TBYPBB: iya pak? dimana?
SBYPBB: (sambil mendekatkan mulutnya ke layar blekberi) sudah masuk TOL!
TBYPBB: oh begitu, kira-kira berapa menit lagi sampai di sini?
SBYPBB: sebentar lagi.
TBYPBB: maaf pak?
SBYPBB: (sambil mendekatkan mulutnya ke layar blekberi-lagi) sebentar lagi!
TBYPBB: oh ya sudah. saya tunggu ya.
dan akhirnya SBYPBB-pun mengakhiri panggilan teleponnya. dan mengosok layar blekberinya

dan sekarang yang membuat gue bingung adalah:
mengapa bapak tersebut mendekatkan mulutnya ke layar pada saat lawan bicara nya tidak mendengar apa yang baru ia katakan padahal setau saya mic-nya(namanya apa sih?-whatever!) di bagian bawah blekberi tersebut.

ITULAH BETAPA ANEHNYA DUNIA INI!

Tidak ada komentar: